Situs Berita Terupdate Paling Joss

Kisah Horor, Saat Datang Terlalu Cepat Ke Sekolahan

harris st.
Cerita seram dari Indonesia memang gak pernah ada habisnya, setelah Kisah Horor Bersama Wanita Misterius didalam Lift, kini ada lagi kisah seram lainnya, buat yang jantungan dan agak penakut, sebaiknya siapkan mental dahulu untuk membaca cerita ini, dan kisah ini ditulis untuk hiburan semata, tidak ada maksud untuk menakut-nakuti ataupun membuat trauma, berikut kisah selengkapnya .

Hi.. perkenalkan nama saya Dewi Hestia, ingin sharing cerita seram namun peristiwanya telah agak lama seputar 2 th. lantas saat saya masih tetap kelas XII SMP.

Pagi itu saya pergi ke sekolah agak cepat seputar jam 6 : 15 lantaran banyak pekerjaan yang belum kelar, bukanlah PR namun sejenis proposal lantaran saya salah satu pengurus OSIS. Waktu tiba di sekolah suasananya masih tetap sangatlah sepi, belum ada anak-anak yang datang. Pagi itu juga cuacanya mendung serta gerimis, saya juga bergegas menuju kelas, serta dari terlalu jauh saya lihat siswa wanita lagi duduk2 di taman samping kelas. Dalam hati " Yes.. ada kawan datang cepat juga : D "

" Eh.. anda Dinda, cepat juga yah datangnya " sapaku.
" Ia Wik dah umum juga ", sembari senyum sangat terpaksa.
" Ngapain duduk di sini kan gerimis, yuk Din ke kelas ".
" Janganlah Wik, janganlah masuk ke kelas dahulu, tunggulah anak2 ramai datang ", Dinda berupaya mencegatku serta mukanya terlihat pucat, kaki tangannya juga gemetaran gitu.
" Memanglah mengapa Din? " tanyaku.
" Gpp Wik, tadi pas saya masuk kelas seperti ada suatu hal gitu, baiknya kamu janganlah masuk dahulu sendiri ".
" Oh.. baiklah, namun saya masukin tas dahulu ya. ntar saya ke sini lagi ".

Tiba di kelas saya agak sedikit kaget lantaran seluruhnya meja serta kursi pada berantakan bahkan juga di sudut belakang ada meja yang dinaikan ke meja lain namun jenisnya ke-2 segi meja itu yang berhimpitan. " Hilang ingatan ne kelas, siapa sih anak2 yang iseng ginian " pikirku dalam hati. Namun kelihatannya semalam cocok pulang sekolah baik2 saja deh serta ni kelas dikunci sama penjaga sekolah.

Saya juga cuek saja, sembari membetulkan meja serta kursi saya yang juga turut berantakan soalnya saya mesti merampungkan proposal dana untuk perayaan Maulid di sekolah, Dinda juga saya abaikan. Asyik-asiknya menulis mendadak saja situasi di kelas merasa aneh, terkadang tercium aroma daun pandan serta aroma yang demikian menyengat, saya juga tetap masih cuek serta biasa saja.

Tetapi mendadak dari belakang terdengar nada meja digeser serta itu berlangsung sangatlah keras serta cepat. pas saya melihat kebelakang tak ada apa2, tak ada orang, serta meja kursi juga masih tetap diposisi awal mulanya. Saya juga agak takut juga jadinya serta bergegas ke luar kelas menjumpai Dinda.

" Din, maksud kamu tadi lihat suatu hal apa itu sih, tak ada apa2 kok. Yok temani saya dikelas, banyak pekerjaan nih " saya coba terus tenang serta tak menceritakan ke Dinda apa yang baru saja saya alami. " Janganlah dahulu Wik, nanti saja tunggulah anak2 ramai. Tadi pas saya masuk kelas sendiri, saya lihat meja serta kursi melayang-layang gitu, saya coba teriak serta lari dari situ namun gak bisa. Agak lama tadi saya ketakutan di kelas sendiri ". Dinda memanglah kerap ngalami hal2 aneh di sekolah serta dia sangatlah kerap kesurupan. " Ohh.. jadi kelas berantakan tadi apa lantaran.. " jawabku dalam hati.

Sekitar 20 menit lalu situasi sekolah telah agak ramai serta tampak hanya Candra serta Firman rekan sekelas kami yang baru datang. " Din, yuk masuk kelas. Tuh Candra serta Firman dah datang, gerimis nih ". Pada akhirnya Dinda juga sepakat serta berbarengan masuk ke kelas. Tetapi mendadak belum pernah Dinda menempatkan tasnya dia tampak berlaku aneh, seperti orang ketakutan lantaran lihat suatu hal yang mengerikan gitu. Mukanya pucat, matanya agak melotot serta sembari jalan mundur menuju pintu kelas.

" Din kamu mengapa? " tanyaku.
" yuk keluar, tolong bawa keluar saya dari sini ".
" Mengapa Din, kamu lihat apa? " tanyaku. Firman serta Candra terlihat heran.
" Wik.. tolong pegang tanganku, saya ingin jatuh gak kuat berdiri nih. Ayok kita keluar dari sini " pinta Dinda.
Dia juga tampak pucat serta lemas sekali. Saya juga bergegas memegang tangan Dinda serta Candra juga saya minta bantu. Tetapi sikap Dinda semakin aneh, dia berteriak-teriak gitu serta tangannya sangatlah dingin.

" Firman.. janganlah disitu..!! dia ada disebelahmu, wanita itu ada disebelahmu " teriak Dinda. Sontak Firman yang lagi duduk enjoy di sudut kelas tampak ketakutan. Dinda juga semakin menjadi-jadi dia berteriak gak karu2an gitu serta pada akhirnya pingsan. Kami bertiga juga kebingungan serta lantaran takut juga kami putuskan membawa Dinda ke rumah penjaga sekolah lantaran kantor guru belum buka, masih tetap terlampau pagi.

Sesudah Dinda siuman serta situasi normal kembali, Firman ajukan pertanyaan apa yang dihadapi Dinda tadi. Cerita Dindapun bikin bulu kuduk ku berdiri, dia menyampaikan saat di dalam kelas tadi dia lihat seseorang wanita yang kenakan pakaian putih, rambutnya panjang serta agak acak2kan gitu, makhluk itu duduk di atas meja sudut belakang pas di dekat Firman tadi.

Dinda juga menyampaikan saat makhluk itu berdiri serta akan mendatanginya, memiliki bentuk seram sekali seperti kuntilanak namun berbadan besar bahkan juga makhluk itu sedikit menunduk saat akan mendekatinya serta pundak dari makhluk itu menyentuh langit-langit kelas kami.

Saya juga benar2 ketakutan saat memikirkan apa yang dikisahkan Dinda dengan hal2 aneh yang saya alami dikelas tadi.

source : ceritahantuindo
Semoga gak bikin takut berangkat sekolah pagi-pagi ya hehehe.